AGEN DOMINO : Makana dan minuman dalam pesawat disajikan dengan proses yang ketat. Namun, bisa saja terjadi pencemaran bakteri yang sebabkan sakit.Dalam penerbangan yang lmemakan waktu beberapa jam umumnya disajikan makanan dan minuman. Meskipun disiapkan dengan baik oleh perusahaan katering, tetapi bukan berarti makanan di pesawat aman 100%.
Di restoran biasanya makanan disiapkan dan diolah saat dipesan. Tidak disimpan tetapi langsung disajikan. Tetapi dalam industri penerbangan makanan disiapkan oleh perusahaan katering beberapa jam sebelumnya, disimpan dan disitribusikan ke pesawat. Karena keamanannya sulit dikontrol, ungkap Jean Dible, ahli keamanan pangan seperri dilansir CNBC. Agar lebih aman, selama dalam penerbangan dengan pesawat, sebaiknya hindari mengonsumsi 6 makanan dan minuman ini.
Ahli keamanan pangan menganjurkan untuk menghindari produk susu selama dalam penerbangan. Seperti yogurt, keju, es krim dan krim. Karena produk susu mudah tercemar bakteri listeria yang bisa memicu sakit perut hingga diare. Sedangkan keberadaan bakteri ini tak bisa dideteksi lewat aroma dan tampilan makanan.
Daging olahan seperti daging asap, sosis, beef luncheon biasanya dipakai sebagai isian sandwich. Umumnya daging olahan tidak dipanaskan dan sandwich dibuat beberapa jam sebelumnya.Karenanya mudah ditumbuhi bakteri. Sementara penyimpanan sandwich tidak terjamin dalam suhu yang stabil di dalam pesawat.
Hindari Konsumsi Makanan Ini Jika Ingin Tetap Bugar Selama Dalam Penerbangan
Bakteri bisa bertahan dalam suhu dingin dalam es batu. Sementara di dalam pesawat es batu ditaruh di dalam wadah yang belum terjamin kebersihan. Apalagi jika krew pesawat tidak terlahih untuk menangani makanan dan minuman dengan benar.Bisa jadi mereka tidak melakukan prosedur keamanan makanan dengan benar. Sebaiknya hindari meminta es batu dalam minuman.
Sebaiknya pikirkan kembali jika memesan buah dan sayuran segar dalam pesawat. Sayuran hijau seperti lettuce mudah terpapar bakteri dari air, kemasan maupun saat pengemasan. Bisa juga buah dan sayuran tercemar saat disiapkan di dapur atau disimpan dalam lemari pendingin.Hal ini memungkinkan bakteri berkembang dua kali piat dari semula terlebih jika tidka disimpan dalam suhu yang tepat.
Beras bisa mengandung Bacillus cereus bacteria yang tahan terhadap suhu tinggi saat dimasak. Jika nasi sudah dingin dan disimpan dalam suhu yang tidak tepat bakteri bisa hidup kembali.Bakteri ini bisa mengakibatkan sakit perut yang serius. Karenanya selalu pastikan menu nasi yang And apesan dalam pesawt benar-benar disajikan dalam keadaan panas.
Meskipun seafood selalu menggoda selera, apalagi jika disajikan dengan menarik, ada baiknya hindari memilih menu ini. Hampir semua maskapai penerbangan punya menu seafood baik untuk kelas ekonomi atau bisnis.Meskipun sudah diketahui bahwa lebih dari 60% udang beku tercemar bakteri salmonella, listeria atau E colli. Sebaiknya hindari menu seafood terutama udang dan tiram. Terlabih lagi jika ikan disajikan dalam keadaan mentah atau segar.

0 komentar:
Posting Komentar