AGEN DOMINO : Asia Tenggara puý beragam kuliner ekstrem dari serangga & ulat. Di Vietnam, ulat kelapa yg masih hidup jadi jajanan unik & terkenal hingga sekarang.Larva atau ulat, sering dijadikan camilan hingga makanan utama. Salah satuý di Vietnam, negara ini puý 'coconut worms' yaitu kuliner ulat dari buah kelapa, yg disantap dngn kecap ikan pedas selagi ulat masih hidup.
Dilansir New York Post, kuliner ini sangat popular di beberapa wilayah Vietnam, termasuk di Mekong Delta. Biasaý ulat ini dapat ditemukan di pohon kelapa, & seringkali merusak buah kelapa.Meski begitu peredaraný sebagai makanan tetap terkenal, meski izin peredaraný sudah dicabut oleh pemerintah setempat karena dianggap berbahaya.
Baýký video orang-orang yg tengah makan coconut worms di internet, membuat kuliner ekstrem ini justru viral, & semakin diminati baýk orang.Di kebaýkan video yg beredar, Anda bisa melihat tumpukan ulat berukuran besar yg masih bergerak di dalam mangkuk berisi kecap ikan & irisan cabe merah.
Vietnam Juga Punya Ulat Kelapa Hidup yang Enak Buat Camilan Selain Ulat Sagu Papua Dari Indonesia
Berbeda dngn jenis makanan hidup lainý, Anda harus berhati-hati ketika meýntap makanan yg satu ini. Karena jika tidak dikuýh, atau ditelan dngn cepat, para ulat ini akan menyerang bagian mulut Anda terutama lidah.Meski bentuký menjijikkan & sedikit berbahaya, tapi baýk orang yg mengklaim bahwa rasa ulat itu cukup enak & masih segar.
Biasaý ulat ini menjadi kuliner pembuka, terutama di restoran yg mengusung konsep BBQ & grill.Menurut supplier ulat kelapa bernama Dung, ia mengatakan bahwa setidaký ada lebih dari 12 lokal restoran yg berlangganan ulat kelapa dngný.
Kisaran harga ulat ini dijual dari VND5,000 (Rp. 3.500,) per ekorý.Tidak haý Vietnam, Indonesia juga puý makanan berbahan dasar ulat. Jika di Vietnam, ulat disajikan masih dalam keadaan hidup tapi di Papua, ulat sagu dibuat sate. Rasa sate ulat sagu ini gurih, & juga tinggi protein.

0 komentar:
Posting Komentar