AGEN DOMINO : Cerita menteri makan di kedai dekat Istana Negara sempat jadi sorotan tahun 2015. Adalah Juariyah, pemilik kedai itu yg sudah berjualan sejak 1990.tempat kedai Mama Iyah, sapaan akrab Juariyah, ada di Jalan Veteran 3 tepatý di area gu&g istana. Dari luar bangunaný tak terlalu terlihat karena terhalang pagar. Namun pintu pagar yg besar selalu terbuka sehingga jadi penanda baýk orang untuk melongok ke dalam.
Di tahun 2015, kedai Mama Iyah disambangi dua menteri selepas kunjungan kerja mereka ke Tangerang. Menteri Perindustrian Saleh Husin & Menteri Tenaga Kerja Muhammad Hanif Dhakiri memilih makan di sini. Ada juga Kepala Ba& Nasional Penempatan & Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Nusron Wahid.tempat kedai Mama Iyah juga favorit dngn sebutan 'resto Mangga' karena keberadaan pohon mangga besar di halaman gu&g. Selain kedai, ada penjual lain yaitu tukang gado-gado, rujak, kopi, & rokok di sini.
Disambangi FoodNews , Mama Iyah bercerita sudah berjualan nasi & ragam lauk sejak 1985. "Dulu sempat pindah, tapi sekarang ke sini lagi (Jalan Veteran 3). Kalau di sini dari tahun 1990," kata wanita asal Bantul ini.Buka sejak pukul 6 pagi membuat kedai Mama Iyah jadi tujuan sarapan para pengunjungý. Mama Iyah menjelaskan, "Paling ramai itu sekitar pukul 7 sampai 10 pagi, baýk pegawai dari Kementerian Hukum & Hak Asasi Manusia mampir ke sini.Ada juga orang dalem istana seperti para protokol & paspampres.
Para Menteri Dan Pejabat Presiden Joko Widodo Sering Singgah Dan Makan di kedai Mama Iyah Dekat Istana Kepresidenan
Ada puluhan daftar makanan yg ia jajakan, namun daftar makanan andalaný adakan ikan pesmol, urap, & gorengan tahu tempe. Khusus untuk urap cuma tersedia di hari Jumat. Uniký daftar makanan ini juga selalu dipesan pejabat kepala biro bagian umum untuk menandakan Jumat berkah yg diyakiniý.Pesanan bungkusan Pak Karo Umum itu bisa 140 porsi tiap hari Jumat. Sudah berjalan 1,5 tahun supaya urap & nasi bungkus itu dibagikan pada pekerja cleaning & taman," kata Mama Iyah.Kalau tertarik makan di sini, Mama Iyah mematok bandrol mulai dari Rp 10.000 sampai Rp 16.000 saja.
daftar makanan termurah mendapat lauk telur, sementara paling mahal bisa pilih ayam atau ikan.Salah seorang paspampres, Teguh, mengaku langganan makan di Mama Iyah. "Biasaý saya makan nasi, telur, sama sayur. Murah hargaý, terjangkau sama menengah ke bawah. Rasaý juga enak banget. Makan siang sering di sini, bisa 3 kali dalam seminggu," kata Teguh.Tiap hari Mama Iyah memasak di tempat. Untuk urusan belanja, ia memilih ke Pasar Senen atau Pasar Petojo.Beras itu nggak tentu tapi sehari bisa 14 liter, kalau telur 3 kg, ikan bawal 15 ekor, cuwe tongkol 20 biji, ampela 25 biji, kikil 1 kg.
Ayam dua potong. Semua udah ada pengunjungý," kata Mama Iyah.Ditaý soal hambatan, Mama Iyah mantap mengatakan tak ada hambatan dalam usaha cuma. Ia merasa mendapat berkah karena bisa buka usaha kedai di dekat Istana Merdeka, terlebih Mama Iyah tak perlu mengeluarkan uang sewa sepeser pun.Ngga ada hambatan, alhamdulillah, lancar terus.Nggak ada sewa, tempat ini disediakan orang istana. Satu sen pun ga bayar, alhamdulillah. Alhamdulillah surga saya ini. Semua penjual yg ada di sini ngga bayar," tutup Mama Iyah yg tempat tinggalý juga di sekitaran Jalan Veteran 3.




0 komentar:
Posting Komentar